Kamis, 08 Juni 2023

Cara Mudah Membuat Logo di CorelDRAW

 

Ingin berkarier sebagai ilustrator ataupun desainer grafis? Jika iya, berarti kamu perlu mempelajari cara membuat logo di CorelDRAW.

CorelDRAW adalah software desain yang digunakan khusus untuk mengedit visual 2D seperti logo, poster, atau gambar lainnya. 

Nah, dilansir dari Career Addict, logo merupakan salah satu komponen paling penting di dalam sebuah brand. Hal ini dikarenakan logo adalah representasi visual akan nilai dan tujuan brand itu sendiri.

Glints sudah menyiapkan cara-cara membuat logo dengan menggunakan CorelDRAW yang dapat diikuti oleh pemula. 

Yuk, simak lebih lanjut serangkaian langkahnya!

1. Install CorelDraw


Sebelum mengetahui cara membuat logo, tentu saja kamu harus meng-install software terlebih dahulu. Caranya pun sangat mudah.

Kamu hanya perlu mengunjungi website CorelDraw, lalu pilih versi software yang tersedia.

Untuk saat ini, terdapat CorelDRAW Graphics Suite 2020 untuk Windows dan Mac, CorelDRAW Standard 2020, CorelDRAW Essentials 2020, dan juga CorelDRAW App Store Editions. 

Tentukan mana yang sesuai dengan kebutuhan, lalu kamu bisa melakukan free trial terlebih dahulu sebelum membeli versi lengkapnya.

Di dalam artikel ini, pembuatan logo dilakukan menggunakan CorelDRAW Graphics Suite 2020 untuk Windows.

2. Buat dokumen baru 

Setelah meng-install software, langkah selanjutnya yang harus dilakukan ketika ingin membuat logo di Coreldraw tentunya adalah membuat dokumen baru. 

Klik File → New, lalu atur preset menjadi Default RGB (Red, Green, and Blue) dan rendering intent menjadi 300. Setelah itu, klik OK.

3. Tentukan ukuran halaman

Kamu bisa menentukan ukuran apa saja sesuai dengan kebutuhan logo.

Namun, di dalam tutorial ini ukuran halaman yang dipilih adalah 40 x 40 cm. Hal ini hanya berdasarkan kebutuhan logo yang dibuat oleh penulis.

Jika ragu dengan ukuran halaman, tidak perlu bingung, kamu masih bisa menggantinya di tengah-tengah pengerjaan logo, kok.

4. Buat guideline

Guideline merupakan salah satu elemen paling penting ketika membuat logo. Pasalnya, guideline dapat membantumu mengetahui titik tengah dari halaman.

Untuk membuatnya, pilih menu LayoutPage LayoutGuidelines

Klik boks “Show guidelines” di kolom Display, lalu pindah ke kolom Horizontal.

Masukkan titik tengah dari halaman (Glints menggunakan halaman berukuran 40 x 40 cm, maka titik tengahnya ada di 20 cm).

Sesuaikan satuan ukuran (centimeter, pixel, dan lain-lain), dan jangan lupa untuk memasukkannya di kolom Vertical juga.

5. Mulai membuat bentuk awal

Nah, cara membuat logo di CorelDRAW yang berikutnya cukup mudah. Kamu tinggal menentukan ingin menggunakan bentuk apa. 

Di sini, Glints menggunakan Ellipse Tool (F7) untuk membuat logo berbentuk bulat. 

Kamu bisa menggunakan peralatan bentuk lainnya seperti Polygon, Rectangular, Artistic Media, dan Freehand tool.

6. Posisikan bentuk


 

Langkah berikutnya adalah memosisikan bentuk sesuai dengan keinginan. 

Untuk mendapatkan bentuk yang identik, kamu hanya perlu klik bentuk awal tadi, lalu tekan Ctrl + C untuk meng-copy bentuk.

Perbanyak bentuk dengan menggunakan Ctrl + Shift + C, agar bisa membuat pola berulang dari bentuk awal. 

Guideline yang sudah dibuat di awal akan sangat membantu kamu dalam meletakkan berbagai macam bentuk di dalam halaman ini. 

7. Warnai bentuk


 

Cara membuat logo di CorelDRAW agar menjadi hidup adalah dengan memberi warna pada bentuk yang sudah dibuat. 

Klik Interactive Fill Tool (G), lalu arahkan cursor ke bentuk yang ingin diwarnai. 

Kemudian, klik Fill Color yang terletak di Property bar.  Kamu bisa memilih warna dari color viewers, color sliders, dan juga color palettes.

Terdapat berbagai macam variasi warna dan palet, sehingga kamu bisa menentukan warna dengan lebih mudah.

 8. Tambahkan tulisan

Ketika membuat logo di CorelDRAW, kamu bisa membuat berbagai macam variasi. 

Kamu hanya perlu menyimpan logo dengan membuka FileSave atau Save As.

Setelah itu, ikuti kembali langkah-langkah di atas, lalu adaptasikan dengan variasi yang diinginkan. 

Sesuaikan dengan identitas brand atau perusahaan, lalu buat variasi yang sekiranya dapat merepresentasikan identitas tersebut.

Kamu bisa membuat variasi dari segi bentuk, penempatan bentuk, dan warna. 

Penempatan font dan ukurannya di dalam logo dapat menentukan bagaimana sebuah brand akan terlihat nantinya.

Setelah berhasil membuat logo di CorelDRAW, kamu bisa langsung meng-upload hasil karya kamu tersebut ke platform portofolio online yang dibuat khusus untuk desainer grafis.

Selain membuat logo, ada banyak skill lain yang penting dikuasai oleh desainer.

 

 

 

 

 

 

 

 

Rabu, 31 Mei 2023

Cara Belajar Data Analyst yang Efektif dan Efisien

 

                                                                Belajar Data Analyst 

Di zaman serba digital, kebutuhan terhadap profesi data analyst semakin meningkat. Apalagi dengan makin banyaknya perusahaan rintisan atau startup berbasis teknologi, mereka membutuhkan sosok data analyst untuk mengolah berbagai data perusahaan. Tak heran, data analyst masuk kategori profesi yang sedang populer di abad 21. Jika tertarik untuk beralih profesi sebagai data analyst, kamu harus mempersiapkan cara belajar data analyst yang efektif dan efisien.

Umumnya, seorang data analyst bertanggung jawab untuk mengambil, mengumpulkan, dan mengelola data terkait dengan angka penjualan, riset pasar, logistik, atau data-data perusahaan lainnya untuk menghasilkan kesimpulan yang berguna untuk keputusan bisnis (Sumber: Rasmussen University). Dalam prosesnya, data analyst melakukan pengelolaan data menggunakan berbagai tools atau bahasa pemrograman yang mendukung seperti Tableau, Microsoft Excel, bahasa pemrograman R, dll.

Banyak yang mengira data scientist dan data analyst adalah profesi yang sama. Faktanya, kedua profesi yang berkaitan dengan data ini memiliki perbedaan yang signifikan. Singkatnya, data analyst bertanggung jawab dalam menggambarkan kesimpulan dari berbagai sumber untuk mencari solusi dan keputusan terbaik bagi bisnis, kesimpulan tersebut akan disajikan dalam bentuk laporan yang mudah dipahami seperti dalam bentuk grafik dan deskripsi. Sedangkan seorang data scientist bertanggung jawab untuk membuat prediksi yang akan datang dan menganalisis keakuratan sebuah informasi.

Jika tertarik untuk memulai karier menjadi seorang data analyst maka kamu harus menyiapkan cara belajar data analyst yang efektif, penasaran bagaimana caranya? Simak terus!

                                                        Suasana Aktifitas Data Analis

Data analyst adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk melakukan analisis dan riset data untuk kepentingan pemasaran, pengembangan produk, aktivitas target pasar, dll. Seorang data analyst sekarang ini sangat dibutuhkan di dunia bisnis karena perilaku, selera, dan tren yang dekat dengan target pasar sangat cepat mengalami perubahan, dibanding dengan melakukan riset manual, proses data analytics lebih menghemat waktu dan dengan data yang lebih akurat. Biasanya, di perusahaan seorang data analyst bertugas untuk:

  1. Mengekstrak data primer dan sekunder ke berbagai tools
  2. Mengembangkan dan memelihara database
  3. Melakukan analisis data berdasarkan tren
  4. Membuat laporan hasil analisis data
  5. Mengumpulkan data yang berkualitas 
  6. Berkolaborasi dengan data researcher untuk memperoleh data 
  7. Mengatur dan mengelola data sesuai jenis data
  8. Menganalisis data dengan alat statistik
  9. Mempresentasikan data yang sudah diolah
  10.  Berkolaborasi dengan programmer dan engineer untuk pengolahan dan penggunaan data
Cara Belajar Data Analyst: Pelajari Hard-Skill
 
Langkah pertama yang harus kamu lakukan ketika memulai cara belajar data analyst adalah mempelajari hard-skill dan tools pendukung, ada beberapa hard-skills dan tools yang bisa kamu pelajari, diantaranya:

Microsoft Excel

Secara umum, Microsoft Excel adalah software yang wajib dikuasai oleh para data analyst.  Karena biasanya data analyst bekerja dengan data berupa angka, oleh karena itu Microsoft Excel digunakan untuk mengolah data secara sederhana dan kesimpulannya bisa terjawab hanya dengan menggunakan berbagai rumus.

Menguasai Bahasa Pemrograman 

Ada tiga bahasa pemrograman yang populer dikalangan data analyst yaitu Python, R, dan SQL. Python biasa digunakan untuk web development, software development, mathematics, scripting data science, big data, data mining, bahkan hingga machine learning. Sedangkan bahasa pemrograman R adalah sebuah bahasa sekaligus software untuk pengolahan data dan grafik, bahasa ini juga terkenal karena merupakan implementasi statistik yang ringan untuk dipelajari. 

Selanjutnya, pelajari SQL yaitu database yang menyimpan banyak data untuk diolah dalam bentuk informasi, biasanya software ini digunakan oleh data analyst karena proses analisa datanya lebih cepat dan bisa menampung jumlah dan kapasitas data yang lebih besar dibanding Microsoft Excel.

Visualisasi Data

Visualisasi data biasa dilakukan oleh seorang data analyst setelah mengumpulkan, menyusun, dan analisis data. Visualisasi data merupakan proses menerjemahkan sekumpulan data besar menjadi sebuah informasi dengan kesimpulan yang mudah dipahami oleh perusahaan. Biasanya, untuk memudahkan visualisasi data bisa menggunakan tools bantuan seperti SAS, Tableau, Cognos, dll.

Statistika

Karena data yang dikumpulkan oleh data analyst biasanya berupa angka, oleh karena itu untuk menginterpretasikannya data analyst harus memiliki kemampuan statistika agar bisa mengubah data menjadi informasi yang mudah dipahami dan relevan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. 

Machine Learning

Sekumpulan data yang kamu dapatkan berdasarkan hasil pencarian di internet pasti akan menyesuaikan dengan masing-masing algoritmanya. Tentunya, algoritma setiap mesin pencarian dan media sosial berbeda-beda yang akhirnya mempengaruhi keputusan pengguna internet untuk mencari, melakukan review, sampai keputusan pembelian. Oleh karena itu, data analyst harus paham bagaimana cara machine learning bekerja dengan AI. 

Data Warehousing

Salah satu tanggung jawab seorang data analyst adalah memantau dan memastikan data yang sudah dikumpulkan tersimpan dengan baik dan aman. Untuk bisa melakukan hal tersebut kamu harus memiliki kemampuan data warehousing.

Membuat Laporan

Terakhir tak kalah penting, tanggung jawab seorang data analyst adalah mempresentasikan sekumpulan data yang ada kepada perusahaan menjadi informasi yang bisa disimpulkan. Oleh karena itu, data analyst harus bisa menulis laporan dengan baik dalam format apapun, umumnya data analyst menggunakan format dokumen di Microsoft Word atau di Microsoft PowerPoint.

Cara Belajar Data Analyst: Siapkan Soft-Skill

Disamping hard-skills, data analyst juga wajib mengimbangi soft-skills agar hasil pekerjaan memuaskan, ada beberapa soft-skills yang bisa kamu siapkan, diantaranya:

  1. Kemampuan komunikasi mulai dari negosiasi tim, presentasi, dll
  2. Berpikir kritis saat menghadapi berbagai masalah
  3. Attention to detail
  4. Berpikir logis dengan memanfaatkan berbagai metode
  5. Manajemen proyek
  6. Dapat bekerja sama tim
  7. Memiliki kemampuan analisis yang baik dan kreatif
  8. Business knowledge

             Cara Belajar Data Analyst: Siapkan Portofolio

Portofolio data analyst merupakan kunci bagi talenta digital untuk bisa berkarier di bidang data. Portofolio yang menarik dan profesional adalah portofolio yang clear, mudah dipahami oleh pembaca dengan mudah dan jelas, serta menyampaikan informasi yang sesuai dengan topik yang diangkat. Setidaknya ada beberapa hal yang harus ada di portofolio data analyst, diantaranya:

  1. Informasi dasar meliputi nama lengkap, informasi kontak, dan informasi relevan lainnya yang menunjang personal info di portofolio
  2. Riwayat pekerjaan yang berkaitan dengan data analyst
  3. Projects yan berisi hasil kerja berupa case yang berkaitan dengan data analyst
  4. Tautan link yang bisa menghubungkan project yang sudah dikerjakan ke dalam platform untuk mempublikasikan hasil kerja dalam bentuk portofolio.
Data analyst saat ini menjadi salah satu profesi di bidang data yang banyak dicari perusahaan, biasanya rata-rata gaji data analyst ada di kisaran 10-26 juta/bulan (Sumber: Glassdoor). Menariknya, tak hanya dibutuhkan oleh perusahaan yang bergerak di bidang digital, data analyst juga dibutuhkan hampir di semua industri sehingga peluang kerja akan semakin besar, kamu bisa bekerja di industri transportasi, kesehatan, perbankan, dan masih banyak lagi.